5 Tips Ampuh Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Kebanyakan orang berharap sebisa mungkin menikah hanya sekali seumur hidup. Seperti kata pepatah bahwa cinta sehidup semati. Namun, dinamika kehidupan ternyata tak berjalan sesuai keinginan. Selalu saja ada kendala dan masalah yang mengiringi perjalanan pasangan suami istri. Pada akhirnya banyak yang sulit untuk menghindari perceraian dalam rumah tangga.

Sangat disayangkan jika pernikahan yang sudah dibina bertahun-tahun harus kandas di sidang perceraian. Bukan hanya salah satu diantara kalian yang merasa sakit hati. Anak juga menjadi korban atas keputusan yang diambil orang tuanya.

Oleh sebab itu, seberat apapun permasalahan dalam rumah tangga Anda. Sebisa mungkin selesaikanlah sebelum Anda berdua memutuskan untuk saling mengakhiri. Pasti ada jalan keluar dari setiap masalah yang sedang dihadapi.

Berikut ini 5 tips bagaimana menghindari perceraian dalam rumah tangga

  1. Jangan Lari dari Masalah

Munculnya masalah dalam rumah tangga adalah hal yang wajar. Bahkan pasangan paling romantis didunia sekalipun tidak akan luput dari masalah. Entah itu disebabkan rasa cemburu, masalah ekonomi, salah paham, atau perbuatan buruk yang dilakukan salah satu pasangan.

Akan tetapi, beberapa orang sering salah kaprah dalam menghadapi masalah dalam rumah tangga. Alih-alih menghadapi dan berusaha menyelesaikannya secepat mungkin. Mereka malah kabur atau lari dari masalah tersebut. Hal ini tentunya akan menimbulkan masalah baru yang lebih pelik.

Seperti halnya api kecil di tumpukan sekam. Jika kita biarkan dan ditinggal pergi mungkin akan membesar dan pada akhirnya membakar habis semuanya. Itulah yang akan terjadi jika Anda sering lari dari masalah. Lebih baik coba hadapi dengan sabar saat terjadi masalah dengan pasangan.

  1. Diskusikan Masalah dengan Pasangan

Selalu mendiskusikan masalah dengan pasangan menjadi salah satu cara untuk mencegah perceraian. Karena kurangnya komunikasi diantara kalian seringkali menjadi akar permasalahan yang sering muncul.

Untuk itu, daripada lari dari masalah. Lebih baik jika Anda menghadapinya. Pasangan Anda bukanlah musuh yang harus diladeni dengan caci maki atau kekerasan. Ajak pasangan untuk duduk dan mendiskusikan masalah yang sedang kalian hadapi.

Jangan biarkan masalah yang mulanya kecil menyebabkan keretakan dalam rumah tangga. Cobalah untuk bersikap terbuka tentang unek-unek atau ganjalan dihati masing-masing.

Dengarkan dengan sabar saat pasangan mengutarakan isi hatinya. Jangan Anda menyela atau malah beradu argumen yang mana akan semakin memperkeruh keadaan.

  1. Jangan Saling Menyalahkan

Penyebab perceraian yang juga sering timbul ialah suka menyalahkan satu sama lain. Bahkan seringkali ada suami yang kenyataannya berbuat salah tapi tidak mau mengakui. Sebaliknya, dia malah menyalahkan istri untuk menutupi kesalahannya sendiri.

Hal inilah yang sering menimbulkan pertengkaran hebat hingga akhirnya sulit untuk menghindari perceraian. Logikanya seseorang tentu tidak ingin disalahkan. Apalagi jika dia merasa benar.

Daripada saling menyalahkan, akan lebih baik jika masing-masing pihak saling memberi nasehat saat salah satu diantara kalian ada yang melakukan kesalahan. Selain itu, jangan bersikap seolah-olah Anda paling benar sendiri. Karena hanya akan membuat hubungan rumah tangga menjadi tidak harmonis.

  1. Luruskan Saat Ada Kesalahpahaman

Dalam sebuah hubungan rumah tangga. Seringkali timbul kesalahpahaman antara satu sama lain. Jika tidak diluruskan akan membuat salah satu pasangan kehilangan rasa percaya. Apalagi jika sudah menyangkut orang ketiga dalam hubungan. Tentu akan menimbulkan rasa sakit hati karena merasa dikhianati.

Oleh sebab itu, jangan biarkan salah paham menjadi pemicu yang bisa menyebabkan perceraian. Segera luruskan dan katakan yang sebenarnya pada pasangan Anda. Jika perlu bawa bukti akurat agar dia kembali percaya sepenuhnya pada Anda.

  1. Saling Instropeksi Diri

Cara lain untuk menghindari perceraian ialah saling instropeksi diri masing-masing. Misalnya dengan pergi keluar rumah untuk mencari angin segar sembari menenangkan pikiran dan mengoreksi diri sendiri tentang apa yang telah terjadi. Bukan berarti Anda lari dari masalah loh. Baik Anda dan pasangan hanya butuh waktu untuk sendiri.

Hal ini lebih baik daripada Anda tetap berdua dengan situasi yang masih memanas. Tentu akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti misalnya melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).