Kepuasan Seksual Bukan Lagi Soal Orgasme

cara cepat orgasme

Bagi pasangan sejoli, momen hubungan intim dilewatkan dengan aktivitas bercinta demi mencapai titik klimaks yang dinamakan orgasme. Namun taukah Anda jika bentuk pencapaian kepuasan ini ternyata tidak sama pada masing-masing pasangan.

Dari berbagai surve yang telah kami lakukan di dapatkan beberapa tanggapan yang berbeda dari masing -masing pasangan
Hasilnya terangkum dalam empat jawaban yang hampir sama.

  • Pertama, ada sepasang kekasih menjawab bercinta memupuk rasa percaya dan perasaan aman antarpasangan.
  • Kedua, bercinta dianggap bisa mendekatkan emosional dan keintiman nan sempurna.
  • Ketiga, kepuasan seksual terjadi saat masing-masing pihak berhasil mencapai orgasme.
  • Terakhir, kepuasaan seksual itu saat salah satu pasangan mencapai puncak.

Kemudian, sebuah jawaban  terbanyak yang diberikan oleh pihak wanita adalah mereka menilai, saat seks bergulir menjadi rutinitas dan kewajiban, mereka cenderung lebih sulit bergairah dan kemungkinan meraih kepuasan seksual sangat kecil.

Nah dari sini mungkin bisa kita simpulkan bahwa masih banyak pasangan diluar sana yang kurang begitu mementingkan klimaks atau orgasme dalam bercinta. Tentu konyol jika Anda harus cekcok dengan pasangan hanya karena belum bisa orgasme saat bercinta. Baik pria maupun wanita pasti berkeinginan untuk memberikan yang terbaik bagi pasangan. Termasuk membawa pasangan pada puncak kenikmatan bercinta yang sering disebut orgasme. Namun jika salah satu pihak belum bisa merasakan orgasme apakah harus menyalahkan pasangan? tentu ini rasanya tidak adil.

Cobalah untuk berpikir positif, bahwa orgasme bukan satu – satunya alasan Anda dan juga pasangan bisa bahagia. Anggaplah orgasme sebagai bonus tambahan yang mungkin bisa Anda dapatkan, dan jika tidak cobalah untuk tidak memperlihatkan kekecewaan kepada pasangan Anda.

Kunci hubungan harmonis bukan dari bisa orgasme atau tidak, namun lebih kepada mendekatkan emosional dan kebersamaan.